Hola, percaya gak percaya 
Insya alloh, tanggal 28 Desember 2008 nanti, kami (saya dan uma) nikah
. Tempatnya di rumahnya Uma. Rencananya, akad nikahnya pagi, siangnya walimahan.
Mohon doa restunya ya
ps. Postingan ini sekaligus merupakan undangan. Bagi yang mau dateng, kontak saya dulu ya (soalnya rumahnya imut
) . Thanks
Luthfi Keluarga, Personal, Special luthfi, nikah, uma
Sekarang! (1 menit lagi) Mohon doanya. thanks
Luthfi IPB, Kampus, Personal, Riset seminar, skripsi
NB: Postingan menjijikkan
Ntah kenapa, tiap kali abis makan nasi uduk, mendadak perut mules dan ujung2nya harus ke toilet untuk mengeluarkan sampah2 pencernaan. Weekend yang lalu (Jum’at-Ahad), saya (dan temen2 sekelas) ke Jakarta, praktikum penyamakan kulit ikan di BRKP Slipi. Dari hari Jumat itu pula saya susah banget untuk be’ol. Katanya sih itu menunjukkan krasan atau nggaknya seseorang di wilayah yang baru
. Malam Sabtu ngikutin acara rutin anak2 BHI nongkrong yang dilanjutkan dengan tidur di kosnya Mas Bahtiar. Sabtu sore (karena sudah gak kuat lagi), akhirnya saya pulang ke Bogor (dan bisa be’ol walopun kurang perfek).
Kebetulan pembantu di kost-an jualan nasi uduk (dan masih ada sisa), akhirnya sebelum tidur saya makan nasi uduk dulu dengan harapan besok bisa be’ol dengan tuntas. Alhamdulillah harapan saya terkabul, saya bisa be’ol dengan baik, benar dan tuntas.
Terima kasih nasi uduk
.
Luthfi Personal
Untuk memenuhi salah satu kegiatan praktikum -karena IPB gak punya alat-alat lab buat penyamakan kulit- mulai Jumat hari ini sampai Ahad lusa kita sekelas praktikum di BRKP Slipi.
Uhuyyy, karena praktikum mulainya jam 9 pagi sampe jam 5 sore dan agak payah untuk PP Jakarta-Bogor … enaknya nginep di Jakarta aja
*lirik2 yang kosnya di Kebon Kacang*
Hmmm, karena saban hari pergi ke kampus bawaan saya berat (soalnya gak jauh2 dari gadgets yang itu2) jadi agak mikir2 untuk membawanya ke sana.
Reportnya kapan2 kalo lagi kecukupan benwit 
*siap2 naik KRL ke Tanah Abang*
Luthfi Personal brkp, praktikum, Slipi
AFAIK, biasanya hanya cewek2 yang koleksi tas sampe banyak banget. Jarang banget ceritanya cowok (apalagi yang kere) punya tas sampe lebih dari 1. Bagi cowok cukup 1 tas ransel dan 1 tas pinggang (yang terakhir ini optional).
Ceritanya, di kamar saya sekarang lagi ada banyak tas. Salah satunya sudah diceritakan kemaren. Postingan kali ini adalah tentang tas-tas itu secara keseluruhan. Karena saya sekamar berdua ama teman saya, tentu tas dia juga masuk dalam hitungan.
Temen saya punya 4 tas : 1 tas ransel yang sudah tua, 1 tas ransel masih biasa dipakai, 1 tas laptop bawaan dari pabrikan dan 1 tas laptop baru (tas punggung, karena merasa gak nyaman dengan tas bawaan dari pabrikan si laptop).
Adek saya nitipin 3 tas : 1 tas laptop bawaan pabrik, 1 tas laptop yang digendong (beli sendiri) dan 1 tas laptop yang ampibi hadiah dari kakak sepupu (bisa digendong, bisa diselempangin). Padahal laptopnya cuman 1
.
Saya punya 6 tas : 1 tas punggung (dulu sering diajak nongkrong di BHI dan pernah sekali dibawa ke kopdar CICO), 1 tas kantor (yang biasa buat pergi pengajian), 1 tas laptop bawaan dari pabrikan (pernah ikutan kopdar CICO), 1 tas laptop (yang digendong; biasa dibawa pergi2, termasuk nongkrong ke BHI, muktamar blogger dan pesta blogger), 1 tas pinggang dan 1 tas warisan dari kakak.
Modyar, ini belum termasuk tas koper mudik. *bingung ngliat kamar yang makin penuh*
Luthfi Personal bhi, tas