Alhamdulillah, bulan ini menginjak 3 bulan usia pernikahan kami (saya dan uma). Banyak suka dan duka yang sudah terlewati bersama
. Terima kasih yang tak terhingga buat semua orang yang sudah berpartisipasi dalam pernikahan kami dan mendoakan kebaikan bagi kami. Terima kasih. Jazakumullah khairan.
Beberapa hal yang alhamdulillah sudah kami capai
:
Read more…
Luthfi Keluarga, Special family, Keluarga, luthfi
Hola, percaya gak percaya 
Insya alloh, tanggal 28 Desember 2008 nanti, kami (saya dan uma) nikah
. Tempatnya di rumahnya Uma. Rencananya, akad nikahnya pagi, siangnya walimahan.
Mohon doa restunya ya
ps. Postingan ini sekaligus merupakan undangan. Bagi yang mau dateng, kontak saya dulu ya (soalnya rumahnya imut
) . Thanks
Luthfi Keluarga, Personal, Special luthfi, nikah, uma
Atas kehangatan yang kau berikan
Malam ini
di sebuah tempat yang mengenyangkan
Luthfi Special
Based on True Story
Selama beberapa hari saya merenung (sambil ngerjain tugas yang sa’dabreg itu tentunya), akhirnya saya sadar bahwa ketenangan yang ingin saya dapatkan tidak terwujud dengan menjalani ritual diam. Akhirnya kemarin pagi saya sms dia:
“Arep ngomong opo?”
Tak lama kemudian ponsel saya jingkrak2 (berdering maksudnya
) dan seperti yang sudah diduga sebelumnya, dia menghubungi saya. Hmm, apa isinya? Banyak
, dari mulai A sampai Z. Dia cerita kalo dia menangis selama berhari-hari, tidak bisa tidur dan tidak doyan makan sehingga akhirnya bobot tubuhnya turun 2 kg (keknya ini terapi diet yang lumayan efektif
). Pagi itu akhirnya dia agak bisa tersenyum dan saya berbahagia untuk itu.
Pagi ini saya telpon dia. Saya kesampingkan kesan bahwa saya masih mengharapkan dia *halah*. Pagi ini dia cerita kalau dia sudah bisa tidur dengan nyenyak tadi malam, bisa tertawa (yang sebelumnya tidak bisa dia lakukan) walaupun dia agak batuk-batuk (yang mungkin efek tidak tidur selama berhari-hari itu). Untuk yang terakhir ini saya merasa bersalah
. I am so sorry about it. Secara umum saya senang dengan kondisinya yang sekarang.
Hmm, yang lain-lain mungkin tak bisa saya ceritakan di sini. Biarlah hal itu menjadi rahasia yang hanya diketahui oleh beberapa orang saja.
ps: ybs sebenarnya baca blog ini, cuman gak mau komen
Luthfi Special
Dia mencoba menghubungi saya berkali-kali via telp dan 2x mengirimkan sms ke saya. Namun sayang, waktunya gak pas, saat itu saya tengah dalam kesibukan mengerjakan lembur dan hanya sempat baca sms-nya tanpa reply.
Maukah kau membagi denganku apa yang dikatakan penasehatmu? Siapa tahu itu bisa membantuku untuk tidak mengeluarkan lebih banyak lagi air mata.
Sms berikutnya lagi yang masuk berisi pesan bahwa dia pengen banget ngomong dengan saya. So far, saya belum bisa memenuhi hal itu. Saat ini dan mungkin hingga beberapa hari ke depan saya sedang menginginkan ketenangan hidup untuk sementara waktu, setelah sebelumnya sibuk sekali *halah*, mulai dari adek saya yang sakit, tugas kuliah hingga beberapa urusan perusahaan yang tak bisa saya paparkan di sini.
Jika tak ingat bahwa mama dan ibu sering menghubungi saya via ponsel, ingin rasanya saya bunuh kedua hp saya itu. Ah, sudahlah … salam damai dari proksi 172.19.64.11 port 8080
Luthfi Special