Archive

Posts Tagged ‘Kampus’

Sinergi Bisnis Tukang Jamu dan Tukang Bakso

August 10th, 2009

Well, setelah nulis tentang Bisnis Grontol Jagung dan Jejaring Bisnis Makanan di sekitar Kampus IPB, kini saya akan sedikit menceritakan pengalaman terkait hubungan antara bisnis tukang jamu gendong dengan tukang bakso.

Di lingkungan saya, hubungan antara tukang jamu gendong dengan tukang bakso, biasanya, merupakan hubungan yang intim. Sekali lagi, hubungan yang sangat intim. Ya iyalah, karena kebanyakan status mereka adalah suami dan istri :P . Jadi gini ceritanya… seperti sudah diketahui, tukang bakso adalah bermacam-macam asalnya, ada yang dari Malang, Wonogiri, Solo (pinggiran) dan lain sebagainya. Khusus yang sekarang terkait dengan tukang bakso van Wonogiri.

Hampir tiap pagi, tukang jamu langganan kami datang ke rumah. Dia tak hanya membawa dagangan berupa jamu. Namun juga dagangan lain, yaitu bakso daging. Usut punya usut, ternyata bakso tersebut adalah bikinan sendiri. Karena si tukang jamu gendong ini berasal dari Wonogiri, saya jadi berasumsi (demikian) bahwa bakso ini satu paket pembuatannya dengan bakso untuk mie bakso gerobakan yang biasa dibawa oleh tukang bakso gerobakan.

Sinergi yang bagus sekali menurut saya ;-) . Hanya saja, yang demikian ini setahu saya tidak berlaku sebaliknya. Maksud saya, belum pernah saya ketahui tukang bakso gerobakan membawa serta dagangan istrinya yang berupa jamu :-)

Luthfi General, IPB, Kampus , , , ,

Webometrics Situs IPB

March 18th, 2009

Beberapa waktu lalu (setelah lulus dan menikah), saya sempat bertemu dengan Pak Bambang dari Direktorat Kemahasiswaan IPB. Beliau juga merupakan salah satu dosen di departemen saya. Karena prestasi beliau yang bagus, beliau ditarik ke rektorat.

Tema obrolan saya dengan pak Bambang terkait dengan posisi situs IPB di webometrics. Beliau menanyakan jumlah blogger yang ada di IPB. Dengan agak ragu saya jawab bahwa blog dari civa IPB yang ada dalam jangkauan saya (link, pernah saya baca, pernah saya kunjungi, ada di aggregator) hanya berkisar seratusan saja. Tentu saya yakin, jumlah blogger dari IPB amat sangat banyak. Bisa jadi mereka ngeblog di friendster (yang amat jarang saya login ke dalamnya). Nah, dari situ akhirnya beliau menganggap, bahwa rendahnya posisi IPB di webometrics, salah satunya disebabkan karena jumlah blogger IPB cuman sedikit.

Read more…

Luthfi IPB, Kampus , , ,